Manfaat Cetak Buku Yasin

 

Buku yasin tidak luput dari kegiatan pengajian dan tahlil yang dilakukan umat muslim. Kegiatan tersebut rutin dilaksanakan dengan jatuh tempo periode tertentu. Mereka bahkan melakukannya bersama dengan masyarakat yang lain dan berkumpul di suatu tempat. Tak heran mereka sampai cetak buku yasin hingga puluhan jumlahnya.

Harga yang disuguhkan untuk menyetak buku yasin beranekaragam sesuai dengan kertas dan cover yang diinginkan. Jika kertas yang diinginkan lebih tebal dan cover atau sampul berupa bludru maka akan semakin mahal harganya. Tinta yang dipakai juga mempengaruhi penyetakan buku yasin.

Manfaat Cetak Buku Yasin

  1. Agar lebih mudah dipahami tulisannya. Menyetak buku yasin adalah salah satu cara agar mempermudah terlebih bagi orang yang telah usia. Hal itu karena terdapat banyak ukuran tulisan dalam memilih buku yasin. Mencetak dapat dilakukan dengan mengeprint sendiri atau memesan di tempat percetakan.
  2. Dapat mengetahui urutan dalam membaca. Terkadang seseorang yang membaca tahli lupa akan urutan bacaan yang akan dibaca. Hal ini dapat membantu seseorang tanpa menghafalnya.
  3. Mudah dibawa kemana – mana. Menyetak buku yasin pastilah berukuran kecil dan ringan. Dengan begitu memudahkan seseorang untuk membawanya kemana-mana seperti ziarah ke makam. Cukup dengan membawa buku yasin tersebut
  4. Terdapat urutan bacaan tahlil. Bagi umat muslim pasti telah mengetahui jika dalam menyetak buku yasin telah terdapat bacaan tahlil dan urutan membacanya. Hal ini dilakukan karena saat terdapat kegiatan rutinan pasti umat muslim menyertakan bacaan tahlil setelah membaca surat yasin.
  5. Dalam buku yasin terdapat tulisan latin di bawah tulisan Bahasa arab. Bagi masyarakat yang ingin membaca namun tidak dapat membaca tulisan arab, bisa dengan membaca tulisan latin tersebut. Dengan hal itu, mereka tetap bisa bergabung bersama dengan yang lainnya.

Cetak buku yasin biasanya dibuat juga dibuat custom dengan tujuan mengenang seseorang yang telah meninggal. Keluarga tersebut dapat memberikan foto orang yang baru saja meninggal di halaman pertama dalam buku dan memberikan pada masyarakat saat acara tahlil di peringatan hari kesekian meninggalnya seseorang.