Khalid bin Walid Masuk Islam

kisah khalid bin Walid masuk Islam.  Khalid bin Walid adalah sahabat Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam yang berasal dari Bani makhzum Bani makhzum sendiri merupakan salah satu dari bani yang terpandang di Suku Quraisy by dimaksud inilah yang bertanggung jawab untuk segala urusan perang bagi suku Quraisy mereka membesarkan dan melatih kuda kuda yang ditunggangi orang Quraisy untuk berperang mereka juga yang mengatur dan mempersiapkan perbekalan ekspedisi serta banyak lagi tokoh-tokoh mereka ia memimpin Quraisy ke dalam pertempuran Ayah Khalid yang bernama Walid Bin mughirah adalah pemimpin Bani makhzum yang disegani dan berpengaruh di Quraisy

perkembangan Islam dan perjuangan dakwah Rasulullah shallallahu’alaihiwasallam membuat yang khawatir kehilangan akan Khan dan kedudukannya yang tinggi sebagaimana tradisi diantara keluarga Quraisy khususnya Bani makhzum Walid Bin mughirah melepaskan anaknya Hollywood untuk diasuh ke suku Baduy di padang pasir di dalam naungan suku pedalaman itulah mental Kesatria Kholid dibentuk sejak kecil Holy diajari menunggang kuda sebagai seorang marzum dia harus menjadi penunggang kuda yang sempurna maka tak heran kali pilwali terkenal sebagai penunggang kuda terbaik di zamannya disamping berkuda Ia juga berlatih keterampilan menggunakan senjata

Dia belajar menggunakan semua senjata seperti tombak busur dan pedang Bahkan bukan hanya sekedar mampu menggunakannya tetapi ia adalah ahli dari semua senjata-senjata tersebut Ia juga lihai dalam menunggang kuda sambil memegang dua pedang sekaligus keahlian yang jarang dimiliki oleh para terang pada masa itu sehingga karena kehebatannya itulah ia mendapatkan julukan dari Rasulullah sebagai Syaifulloh al-maslul atau Pedang Allah yang terhunus ketika kolibri Walid masuk Islam Khalid bin Walid tumbuh menjadi remaja yang kuat cerdas dan pandai bertarung dan sebagaimana kegemaran pemuda-pemuda megah saat itu bulat menjadi salah satu hobiholiday lawan gulat yang biasa bertanding dengannya adalah Umar Bin Khattab yang tak lain adalah sahabat Rasulullah sekaligus.

sepupu holidin Wali dari pihak ibunya ayoholiday uang ke aku jika kau bisa tidak perlu waktu lama kau akan tumbang di tanganku Umar saat Holy tumbuh dewasa Ia memiliki tinggi lebih dari enam Kaki bau Yang bidang dengan otot mengeras di tubuhnya yang kurus dan atletis jenggot tampak perlu dan tebal di wajahnya dengan fisik yang di situ dan ditambah dengan kepribadian yang kuat dan keahliannya dalam berkuda dan penggunaan senjata sehingga dia menjadi sosok yang terkenal dan banyak dikagumi di Mekkah banyak orang-orang Quraisy yang mengidolakan holi di sepanjang jalan mereka bersorak menyebut namaNya dan akhirnya Perang Uhud pun terjadi pada pertengahan bulan Syawal tahun ketiga Hijriah di kaki gunung uhud perang ini adalah perang pertama bagiku Khalid bin Walid selama ia masih menjadi seorang kafir Quraisy.

pada perang uhud pasukan muslimin sempat membuat pasukan Quraisy terdesak dan mundur namun dikarenakan kelalaian dari pasukan pemanah yang ditempatkan diatas Bukit main Akhirnya pasukan muslimin pun dibuat mundur oleh pasukan kafir Quraisy Ayo kita turun dari bukit ini mengambil yang ditinggalkan pasukan kafir itu Tidakkah Rasulullah memerintahkan kita untuk bertahan di sini baik dalam kondisi apapun maka janganlah kalian turun ke sana untuk Apalagi kita disini pasukan kafir itu sudah kalah Ayo siapa saja Ingin turun ikut aku Akhirnya pasukan pemanah kaum muslimin terpecah menjadi dua kelompok hanya sedikit yang memilih bertahan sesuai perintah Rasulullah sedangkan sebagian besar dari pasukan pemanah memilih pergi dan meninggalkan Bukit.

Khalid bin Walid yang saat itu sebagai pemimpin pasukan berkuda kafir Quraisy memanfaatkan celah tersebut untuk menyerang kaum muslimin dari arah belakang ini adalah kesempatan kita ayo kita Serang dan Habisi mereka ini dia membawa kavaleri nya bergerak mengitari bukit dan menyerang pasukan muslim dari garis belakang [Musik] dalam perang ini Rosulullah mengalami luka di kepala dan terdapat dua pecahan baju besi di wajah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam setelah berhasil unjuk gigi dan memperlihatkan kemampuan berperangnya di Perang Uhud Khalid bin Walid bersama pasukan kafir Quraisy yang tengah berbangga diri atas kemenangan di Perang Uhud akhirnya mereka kembali merencanakan penyerangan terhadap kaum muslimin di Madinah Setibanya di Madinah mereka dikejutkan oleh Parit yang terbentang panjang melindungi kota Madinah.

akhirnya kaum Quraisy melakukan pengepungan perang ini dikenal dengan nama perang Honda yang terjadi pada 5 zulqaida di tahun ketiga Hijriah atau bulan April 27 masehi di wilayah utara Madinah namun di perang Honda kini pasukan kafir Quraisy kalah dengan memalukan setelah bertarung di Perang Uhud dan Khandaq muncul pikiran-pikiran yang mengganggu kulit bin Walid terutama rasa kekagumannya terhadap TK dan perjuangan pasukan muslimin dan sosok Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam yang memimpin pasukan tersebut sehingga Islam perlahan mulai mempengaruhi jiwa Kholid bin Walid di tengah kebimbangan nya itu saudaranya yang bernama Walid Bin Walid yang telah lebih dulu masuk Islam mengirimkan surat kepada Khalid yang berisikan pesan dari Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dalam perlindungannya Khalid bin Walid membaca surat tersebut wahai Khalid saudaraku selama ini aku mencarimu karena kau tak pernah terlihat Beberapa hari lalu Subhanallah Shallallahu Alaihi Wasallam telah menemuiku dan menanyakan kabarmu padaku beliau memuji kehebatanmu dalam berperang dan kecerdasanmu dalam mengatur strategi dan jika kau berkenan datanglah ke Madinah Rasulullah akan sangat senang bila bertemu denganmu setelah membaca surat dari Walid Bin Walid hati.

mulai semakin tak menentu hingga akhirnya ia memutuskan untuk menemui Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam di Madinah dan akan menyatakan keislamannya di tengah kota Mekah Kholid mencari teman untuk menemani perjalanannya ke Madinah hingga ditengah perjalanan ia menemui usman bin tolhah dari bani syaibah Usman adalah pemuda dari bani syaibah yang cukup terpandang karena ia adalah pemegang kiswah dan kunci Ka’bah aku dengar-dengar kau sedang mencari teman untuk perjalanan ke Madinah benar aku hendak menemui Muhammad dan menyatakan keislamanku dunia kalau begitu ikutkan aku bersamamu karena aku juga akan menyatakan keislaman ku padanya sungguh kau adalah pemuda yang bijak maka marilah kita menuju Madinah bersama.

belum jauh berjalan mereka berdua kembali bertemu dengan seorang pemuda hebat lainnya yaitu Amber bin as dari bani saham seorang pemuda yang memiliki keahlian hebat dalam diplomasi Ia memiliki peran penting di setiap pertempuran dan ditambah lagi bahwa Bani saham merupakan Bani yang terpandang karena perannya dalam lembaga peradilan hukum bagi kuroi’sh sungguh tidak bijak jika kalian pergi ke Madinah tanpa mengajakku jika niatmu sama dengan kami tentu dengan senang hati juga kau bisa ikut bersama kami aku dak menemui Muhammad dan menyatakan keislaman kepadanya maka ajaklah aku bersama kalian akhir-akhir akhirnya mereka bertiga pun melakukan perjalanan bersama menuju Madinah untuk menemui Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam ketika mereka bertiga telah sampai di Madinah

Walid menyebut mereka dengan penuh rasa gembira wahai Khalid saudaraku Bagaimana dengan perjalananmu ke perjalanan yang lancar dan tidak ada kendala sama sekali ia walet saudaraku Alhamdulillah jika begitu Mari masuk Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam telah menunggu kalian di dalam Hai dan pada peristiwa itu akhirnya Khalid bin Walid Amr Bin Ash dan Utsman bin Toha menyatakan keimanan mereka dan dibaiat Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam Sejak saat itulah perjuangan demi perjuangan dilalui oleh mereka bertiga dalam pengembangan dakwah islami begitulah kisah masuk Islamnya dari sahabat nabi yang terkenal sebagai Syaiful Oh al-maslul atau Pedang Allah yang terhunus Khalid bin Walid

Adapun hikmah yang dapat kita ambil dari kisah hayy adalah sebagai berikut hendaknya kita untuk bisa Serius dan bersungguh-sungguh dalam berlatih maupun belajar apapun sebagaimana Kholid yang gemar berlatih banyak hal sehingga ia bisa memiliki keahlian yang beragam dan menjadi seorang pahlawan Islam.