Kenapa Ya Tidak Boleh Tidur Setelah Sahur? Ketahui Jawabannya

4. Berkembang refluks asam lambung

Apakah Anda sering bertanya kenapa ya tidak boleh tidur setelah sahur? Padahal kan mengantuk sekali karena jam tidur menjadi terganggu dan berkurang. Lanjut tidur lagi saja tidak apa-apa, jawaban beberapa orang yang melakukan aktivitas tidur setelah sahur. Padahal Anda bisa tidak tidur lagi setelah sahur karena Anda memiliki kewajiban untuk menunaikan sholat wajib 5 waktu yaitu sholat Subuh.

Penjelasan Kenapa Tidak Boleh Tidur Setelah Sahur

  1. Harus Menjalankan Sholat Subuh

Daripada tidur setelah sahur, Anda harus melakukan sholat Subuh bukan? Tanpa Anda sadari selain menjalankan sholat wajib 5 waktu, Anda jadi bisa terbangun alias tidak akan tertidur lagi. Kok bisa? Ya tentu bisa. Saat Anda akan sholat pastinya Anda berwudhu, berwudhu dengan air dingin yang jatuh mengalir mengenai kulit seperti memberikan sinyal atau setruman pada tubuh untuk bangun dari kantuk yang amat berat.

Pasti Anda tahu hal tersebut bukan? Jadi harus lah Anda melakukan sholat Subuh supaya Anda juga tidak jadi mengantuk yang berujung dengan tertidur nyenyak.

  1. Bisa Menimbulkan Berbagai Macam Penyakit

Apa hubungannya tidur setelah sahur dengan menimbulkan berbagai macam penyakit? Ya tentu banyak penyakit yang ditimbulkan dari tidur setelah sahur. Tidak hanya tertidur nyenyak, Anda hanya berbaring pun itu juga berbahaya untuk kesehatan tubuh. Mari simak penjelasan di bawah ini.

  • Menaikkan Berat Badan

Berat badan tentu akan melonjak jika Anda sehabis makan malah tidur bukannya bergerekan untuk melakukan aktivitas fisik. Sahur adalah kegiatan menyantap makanan yang dilakukan untuk mempersiapkan diri menjalani ibadah puasa seharian penuh. Jika sehabis makan Anda tidur atau berbaring tentunya dapat menaikkan berat badan.

Kenapa hal ini bisa terjadi? Karena kalori yang Anda konsumsi lebih besar jumlahnya dibandingkan kalori yang dibakar. Aktivitas fisik yang kurang di bulan puasa ditambahkan denga tidur sehabis sahur tentunya membuat tubuh menimbun lemak namun tidak ada hal yang membakar kalori yang masuk ke tubuh.

  • Bisa Menyebabkan Sakit Tenggorokan

Sakit tenggorokan? Kok bisa? Sakit tenggorokan terjadi karena ketika tubuh Anda terbaring, katup anatar lambung dengan tenggorokan tidak sepenuhnya tertutup sehingg dapat membuat makanan yang masih berada di lambung menjadi naik ke kerongkongan. Makanan tersebut mengandung asam lambung karena sedang dalam proses cerna.

Asam lambung yang naik ke kerongkongan merusak kerongkongan yang akibatnya dapat menyebabkan rasa tidak nyaman diperut hingga merasakan sensasi seperti terbakar di bagian dada. Jika hal tadi tidak dihentikkan melainkan terus dilakukan akan memperburuk tenggorokan yang hasilnya akan menyebabkan peradangan pada tenggorokan.

  • Dapat Menurunkan Kualitas Tidur

Kebiasaan tertidur setelah sahur dapat menurunkan kualiat tidur Anda. Apalagi bagi Anda yang mengkonsumsi makanan berlemak, makanan berlemak ini mampu menurunkan kualitas tidur Anda. Hidangan yang berlemak memerluka waktu yang lama untuk diolah dan dicerna sehingga perlu untuk memberi jeda waktu agar makanan tersebut dapat tercerna sehingga tidur Anda akan lebih nyenyak.

Lalu Kapan Boleh Tidur Setelah Sahur atau Subuh?

Pertanyaan kapan boleh tidur setelah sahur atau subuh? Jawabannya adalah minimal 2 sampai dengan 3 jam sehabis menyantap makanan di saat sahur atau sehabis matahari terbit supaya makanan yang ada di dalam tubuh memiliki cukup waktu untuk proses pengolahannya.

Sekian penjelasan tentang kenapa tidak boleh tidur setelah sahur dan waktu kapan yang diperbolehkan untuk tidur setelah sahur. Semoga bermanfaat bagi Anda yang membacanya.