Bagaimana Cara Menghitung Pajak Pembelian Rumah?

 

Ketika melakukan pembelian rumah maka anda harus tahu bahwa ada biaya-biaya yang harus dilibatkan saat transaksi jual beli. Satunya tentu saja pajak pembelian rumah. Bagaimana cara menghitung pajak ini?

Anda perlu tahu berapa pajak dari pembelian rumah agar nantinya tidak kaget dengan biaya tambahan yang harus dikeluarkan selain biaya pembelian rumah. Sebelum mengetahui cara menghitung pajak pembelian rumah, maka pahami terlebih dahulu apa saja biaya yang harus dibayar.

1. Biaya Pembuatan Akta Jual Beli

Yang pertama Anda harus menghitung biaya akta jual beli atau AJB. Biaya ini yang menyatakan bahwa pihak penjual rumah sudah melepas rumah tersebut berdasarkan harga yang disepakati. Biaya AJB ini dihitung 1% dari nilai transaksi.

Umumnya biaya ini ditanggung oleh pihak pembeli. Namun ada beberapa kondisi pula di mana AJB ditanggung bersama.

2. Biaya Cek Sertifikat

Selanjutnya ada biaya untuk cek sertifikat. Pengecekan ini untuk mengetahui legalitas dari sertifikat rumah untuk menghindari sengketa. Hanya sekitar 100 ribuan saja untuk mendapatkan keabsahan dari dokumen Anda sebelum transaksi selesai.

3. Biaya Balik Nama Sertifikat

Ada pula yang namanya biaya untuk balik nama. Biaya ini biasanya dibebankan untuk Anda yang membeli rumah dari pemilik langsung. Tetapi jika mendapatkan rumah dari membeli kepada developer maka tidak perlu mengurus biaya balik nama ini. BBN biasanya memiliki nilai sebanyak 2% dari nilai transaksi atau ditetapkan sesuai peraturan pemerintah daerah setempat.

4. BPHTB

Merupakan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan. Di mana merupakan pajak pembelian rumah yang menjadi tanggungan dari pembeli rumah. Pajak ini bersifat wajib karena dibayarkan atas perolehan hak tanah dan bangunan yang dibeli. BPHTB memiliki nilai sebanyak 5% dari harga jual lalu dikurangi dengan Nilai Perolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak (NPOPTKP).

5. Cara Menghitung Pajak Pembelian Rumah

Untuk menghitung pajak pembelian rumah maka berikut rumusnya.

BPHTB = Tarif Pajak x Dasar Pengenaan Pajak (DPP).

DPP = NJOP PBB – NJOPTKP

(Tarif  Pajak ini berlaku untuk perhitungan BPHTB = 5%).

Perlu diketahui bahwa NJOP atau nilai jual objek pajak adalah harga rata-rata taksiran pada suatu bangunan. Penetapan harga ini biasanya berdasarkan perbandingan harga dan juga objek lainnya seperti luas bangunan dan juga zona. NJOP ini biasanya ditetapkan oleh kementerian keuangan setiap 3 tahun sekali dan nilainya bisa berubah menjadi setahun sekali sesuai kondisi apalagi jika anda berada di daerah pesat perkembangan.

Tentu sekarang anda sudah tahu bagaimana cara cara menghitung pajak pembelian rumah. Untuk yang sedang mencari hunian rumah maka Intiland menawarkan hunian dengan berbagai jenis mulai dari DUO, Graha Famili, Griya Semanan, Isen dan masih banyak lagi.

Seperti misalnya untuk pilihan rumah dengan jenis DUO. Anda bisa mendapatkan dengan konsep double all. Terdapat dua fasad dengan inovasi rumah 2 tampak depan dan belakang sehingga bisa memanfaatkan ruangan begitu maksimal. Rumah memiliki jendela-jendela besar sehingga punya pencahayaan yang alami. Terdapat dua lahan parkir kendaraan yang nyaman dengan komunitas Perumahan selalu terjaga.

Anda juga bisa mendapatkan 2 taman di setiap rumah untuk kenyamanan bermain buah hati dengan taman hijau yang segar. Lokasinya sendiri berada di daerah Tangerang dan dekat dengan fasilitas umum serta lokasi tujuan melalui jalan. Dekat dengan sekolah, mall,  daerah Serpong dan untuk ke Jakarta sendiri hanya membutuhkan waktu sebanyak 30 menit. Untuk informasi lebih lengkapnya Anda bisa kunjungi Intiland.com.