Apa yang Dimaksud Fintech Syariah, Ini Pengertian dan Akad yang Digunakan

Dengan hadirnya teknologi yang kian berkembang, berbagai inovasi lahir demi mempermudah hubungan manusia, misalnya fintech atau financial technology. Di Indonesia sendiri, berita fintech Indonesia telah menjadi sektor usaha bidang teknologi yang mengalami perkembangan cukup pesat. Fintech syariah adalah salah satu layanan yang banyak diminati masyarakat.

Bagi anda yang mungkin masih awam dengan istilah fintech syariah, maka jangan khawatir. Dalam kesempatan ini kami akan memberikan ulasan tentang fintech syariah yang bisa anda jadikan sebagai bahan pertimbangan saat ingin masuk dalam dunia fintech.

Pengertian Fintech Syariah

Menurut Fatwa MUI, disebutkan bahwa fintech syariah merupakan penyelenggaraan jasa keuangan sesuai prinsip syariah. Pastinya penerapan ini tidak sama dengan fintech konvesional yang lebih dulu hadir sebab transaksi yang digunakan oleh fintech syariah wajib memenuhi aturan syariah.

Selain itu, penerapan fintech syariah juga sesuai dengan fatwa DSN MUI (Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia) No 117/ 2018 mengenai Layanan Pembiayaan Berbasis Teknologi Informasi Sesuai Prinsip Syariah.

Menjadi salah satu keputusan tepat apabila fintech syariah diterapkan di Indonesia sebab negara Indonesia sendiri adalah negara dengan pemeluk agama Islam terbanyak yang ada di dunia. Ini menjadikan kehadiran fintech syariah dinilai sangat tepat.

Konsep Akad

Berdasarkan fatwa dari Majelis Ulama Indonesia yang mengungkapkan bahwa seluruh fintech syariah wajib menjalankan berbagai hal yang berhubungan dengan fintech sesuai aturan agama Islam. Ini menjadikan akad yang dipakai pun juga sesuai dengan landasan hukum agama Islam.

Berdasarkan hal tersebut, konsep akad yang dipakai dalam fintech syariah adalah akad mudharabah serta musyarakah. Sesuai dengan konsep akad tersebut, diharapkan fintech syariah bisa benar-benar memakai landasan hukum Islam. Akad mudharabah yaitu kerja sama yang dilakukan oleh pengelola modal dan pemilik modal.

Adapun akda musyarakah yaitu kerja sama antara dua orang atau lebih yang menganut sistem hasil bagi rata. Dengan demikian, pengelola dana dan pemilik dana memperoleh keuntungan yang sama berdasarkan kesepakatan awal.

Itulah penjelasan terkait fintech syariah yang tengah berkembang di Tanah Air. Bisa disimpulkan bahwa fintech syariah adalah jasa keuangan yang mempermudah masyarakat memperoleh layanan keuangan syariah sesuai dengan hukum agama Islam.