3 Masalah Kesehatan Yang Muncul Karena Anak Konsumsi Tinggi Sukrosa

Anak cenderung suka makanan yang memiliki rasa manis. Beragam makanan manis menjadi makanan favorit anak selama masa tumbuh kembang mereka. Salah satu menu makanan manis yang dikonsumsi anak adalah susu. Makanan pendamping ini selain memiliki rasa manis, juga kaya nutrisi sehingga terkadang diberikan begitu saja oleh orangtua. Ternyata susu pertumbuhan anak juga bisa menurunkan kesehatan anak, loh!

Susu formula yang diberikan untuk anak pada beberapa merk menambahkan gula tambahan atau pemanis tambahan didalamnya. Hal ini menjadikan susu tersebut memiliki rasa yang manis dan dapat berimbas pada kesehatan tubuh anak. Beberapa gerai supermarket yang jual Nutrilon dan susu lainnya sudah menyediakan beragam produk susu dari yang menggunakan pemanis tambahan maupun tidak. Tapi, apa sih bahaya konsumsi susu dengan pemanis tambahan?

Pemanis tambahan yang dikenal dan populer adalah sukrosa. Jenis pemanis ini adalah senyawa dari gabungan fruktosa dan glukosa. Jumlah sukrosa yang berlebihan pada tubuh akan disimpan menjadi lemak tubuh. Sukrosa memiliki tingkat kemanisan tinggi dan mampu menghasilkan kalori lebih besar dari glukosa. Sebab itu, jumlah sukrosa dalam tubuh yang tinggi bisa menyebabkan berbagai permasalahan kesehatan seperti obesitas hingga diabetes. Sebab itu, susu rendah sukrosa pada supermarket yang jual Nutrilon kini banyak diburu.

Ada beberapa jenis susu yang bisa dikonsumsi anak dan rendah sukrosa. Pada supermarket sering di jual Nutrilon yang kandungan sukrosanya rendah sehingga aman dikonsumsi anak. Berikut ini merupakan beberapa bahaya bagi anak yang konsumsi susu dengan kandungan sukrosa tinggi :

  • Kerusakan Gigi Anak

Makanan manis merupakan pemicu mudahnya gigi anak mengalami kerusakan. Beragam kerusakan gigi anak seperti karies gigi pada anak umum terjadi. Menu makanan yang dikonsumsi anak akan menyisakan sisa makanan pada celah gigi. Sisa makanan ini nantinya akan bertemu bakteri mulut dan menyebabkan kerusakan gigi. Terlebih jika anak malas menggosok gigi. Ada baiknya mengajak anak menggosok gigi teratur 2 kali sehari dan mengurangi konsumsi gula.

  • Memicu Obesitas dan Diabetes

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, konsumsi gula berlebihan akan ditimbun dalam tubuh dalam bentuk lemak. Pada anak pun terjadi demikian, dimana anak akan mudah mengalami obesitas setelah konsumsi makanan manis berlebih. Bila dilanjutkan maka anak akan obesitas dan meningkatkan resiko terjangkit diabetes. Ada baiknya menu makanan harian untuk makanan manis disediakan dalam porsi kecil. Seperti saat ke toko perlengkapan bayi dan beli susu rendah sukrosa.

  • Menurunkan Asupan Nutrisi Lain Dalam Tubuh

Konsumsi susu dengan pemanis tambahan bisa menurunkan kemampuan tubuh anak mendapatkan nutrisi lain dari menu makannya. Hal ini dikarenakan konsumsi susu dengan pemanis buatan akan mempermudah anak kenyang sehingga malas untuk mengonsumsi menu makanan lainnya. Sebab itu, penting untuk memastikan susu formula yang dikonsumsi anak mengandung 0% sukrosa. Agar aman dikonsumsi harian.